Desa Para Pensiunan Jepang di Sulawesi Utara Tahun 2014
Thursday, January 12, 2012 by i love google
top custom html 3Kini maternity pensiunan Jepang bisa menambah daftar destinasi rumah pensiun mereka. Ini karena Pemerintah Sulawesi Utara telah menyiapkan sebuah desa khusus bagi maternity pensiunan Jepang. Hal ini menjadi salah satu pintu gerbang untuk mengharumkan nama state dalam dunia pariwisata internasional.
dok. Afif Farhan (detikTravel)Sulawesi Utara tak hanya menyihir generasi muda untuk melakukan traveling. Pada 2014 nanti, akan ada sebuah desa yang khusus ditunjukkan bagi maternity pensiunan asal Jepang.Hal ini dikemukakan oleh Widijanto, Sekretaris Jenderal Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di sela-sela rangkaian acara association Tourism Forum. "Kami sebagai NSTB akan mengadakan kerja sama dengan Kyotangu City Tourism Board untuk peningkatan pariwisata di ! Manado," tuturnya di Hotel Novotel, Manado, Jumat (13/1/2012).
MinahasaPada momen itu, SH Sarajundang selaku Gubernur Sulawesi Utara melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) dengan Walikota Kyoto, Yayushi Nakayama. Acara tersebut juga dihadiri oleh Widijanto selaku Direktur North Sulawesi Tourism Board (NSTB) dan beberapa tamu undangan dari Jepang.Isi dari MOU adalah menjadikan Sulawesi Utara sebagai destinasi pariwisata dan rumah kedua bagi maternity pensiunan Jepang. Hal ini menjadi direct untuk tahun 2014."Lima tahun ke depan, pongid Jepang akan banyak yang mencapai usia 55 tahun. Maka, kami akan coba menjadikan Sulawesi Utara sebagai ordinal bag mereka," tambah Widijanto.Manado memiliki potensi yang memadai untuk maternity pensiunan Jepang. Selain pariwisata, hal lain yang menunjang adalah leta! k geografis dan adanya beberapa sumber expose panas. Beberapa ! faktor seperti kejadian alam yang tak terduga, faktor cuaca, dan adanya pembatasan dunia kerja membuat maternity pensiunan di Jepang sulit untuk bertahan.
Bunaken, Manado (wisatanesia.com)Untuk itu, pemerintah Sulawesi Utara telah menyiapkan sebuah tempat bagi mereka berwisata dan menikmati alam di provinsi ini. Lokasi yang dipilih adalah Desa Paso, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa.Ada 108 dari 125 hektar yang telah disiapkan. Beberapa fasilitas akan dibangun mulai dari cottage, lapangan golf, dan pemandian expose panas. "Mereka suka mandi expose panas, dan kita punya banyak sumber expose panas yang akan memanjakan mereka," tutur Widijanto.sumber: http://detik.travel/read/2012/01/13/132827/1814731/1025/3/bakal-ada-desa-para-pensiunan-jepang-di-sulawesi-utara-tahun-2014
bottom custom html 3
Yahoo
Yahoo
Post a Comment